Kemendukbangga/BKKBN wisuda 158 lansia di Kota Jambi melalui Sekolah Lansia Tangguh

Penulis: Content Writer Jambi

Tanggal Publikasi: 24 Februari 2026

Jambi – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi mewisuda sebanyak 158 lanjut usia (lansia) melalui Program Sekolah Lansia Tangguh sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Wisuda yang berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (10/2), diikuti peserta dari Kecamatan Paal Merah, Kota Baru, dan Danau Sipin serta dihadiri Wali Kota Jambi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi bersama jajaran pemerintah kota dan BKKBN.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mengatakan meningkatnya jumlah lansia merupakan indikator keberhasilan pembangunan yang harus diimbangi dengan kebijakan yang tepat agar lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

“Upaya mewujudkan lansia yang bahagia berarti menciptakan kehidupan usia lanjut yang sehat, bermakna, tetap dihargai, dihormati, ditemani, dan merasa tetap berarti dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia menambahkan program Sekolah Lansia sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan Lansia Bahagia, yakni lansia yang hidup sehat, bermakna, serta tetap memiliki peran sosial dalam masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyatno, M.Kes, mengatakan Sekolah Lansia merupakan program prioritas BKKBN melalui Program Lansia Berdaya (SIDAYA) yang dirancang untuk merespons meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.

“Sekolah Lansia adalah program prioritas BKKBN dalam Program Lansia Berdaya. Program ini bertujuan memastikan lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif sekaligus mengubah paradigma masyarakat bahwa lansia bukan beban, tetapi aset pembangunan,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan pelaksanaan Sekolah Lansia di Kota Jambi menunjukkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan sumber daya manusia sepanjang siklus kehidupan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Jambi, Misman, S.K.M., M.K.M., mengatakan pelaksanaan Sekolah Lansia merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas nasional BKKBN sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia di daerah.

“Sekolah Lansia bukan hanya proses pembelajaran, tetapi juga ruang pemberdayaan bagi lansia agar tetap mandiri, sehat, dan memiliki aktivitas yang bermakna. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Sekolah Lansia merupakan pendidikan nonformal berbasis pembelajaran sepanjang hayat melalui kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang bertujuan mewujudkan lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat). Proses pembelajaran dilaksanakan secara terstruktur melalui 10–12 kali pertemuan sebelum peserta dinyatakan lulus dan diwisuda.

Data menunjukkan jumlah lulusan Sekolah Lansia Kota Jambi pada tahun 2024–2025 mencapai 176 orang, sedangkan peserta yang diwisuda tahun 2026 berjumlah 158 orang dari tiga sekolah lansia aktif di daerah tersebut.

Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi berharap program Sekolah Lansia dapat terus diperluas di berbagai daerah sebagai bagian dari pembangunan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terbaru

Hubungi Kami

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN

Alamat

-

Email

-

Nomor Telepon

-

Jam Pelayanan

-

Ikuti Kami

No social media available

Statistik Pengunjung Website

Hari Ini: 0Minggu Ini: 0Bulan Ini: 0Total: 0

© 2026 KEMENTERIAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA/BKKBN